Kamis, 14 September 2017

Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kita pramahasiswa baru pasti asing dengan tri darma perguruan tinggi, namun inilah suatu sistim yang sangat penting untuk kita ketahui, tri darma perguruan tinggi merupakan suatu sistem pendidikan perguruan tinggi yang ada Indonesia. Tri dharma perguruan tinggi sangat penting bagi keberlangsungan pendidikan tinggi, karena melalui penerapan tri dharma perguruan tinggi ini Indonesia akan lebih maju, karena dalam penerapanya Tri Dharma perguruan tinggi menerapkan suatu pendidikan, penelitian, serta pengambian kepada masyarakat. Disalah satu undang-undang dasar nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasioal menyebutkan bawha perguruan tinggi wajib menyelenggaralan pendididkan, penelitian, pengabdian masyarakat.
Dewasa ini Tri dharma perguruan tinggi sudah jarang diterapka oleh para mahasiswa, padahal jumlah mahasiswa di Indonesia mencapai 5% dari jumlah populasi di Indonesia. Dengan demikian, bangsa Indonesia harus lebih menata diri untuk membenah segala permasalahan-permasalahan yang ada.
Tri Dharma perguruan tinggi memiliki tiga pilar dasar pola pikir serta menjadi sebuah kewajiban bagi mahasiswa, karena merepa sebagai kaum intelektual dinegri ini. Karena itulah mahasiswa sebagai alat fital untuk membawa negar indonesia ke arah yang lebih maju. Adapun cara Tri darma perguruan tinggi itu sendiri sebagai berikut
1.      Pendidikan

pendidikan merupakan aspek yang sangat penting, karena pendidikan point yang pertama dan utama dalam pendidikan. Pendidikan ini dapat membangun mahasiswa yang cerdas dan berkualitas. Pendidikan juga telah diatur dalam undang-undang yang menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan , pengendalian diri , kepribadian , kecerdasan , ahlak mulia serta keterampilan yang di perlukan dirinya , masyarakat , bangsa , dan negara. Mahasiswa juga duharapkan untuk bisa mengembangkan dan mengimplementasi pendidikan yang telah didapat, atau telah dipelajari dengan baik, sehingga bisa berguna bagi masyarakat luas. Sistem pendidikan yang baik dan komprehensif di perguruan tinggi tentunya tidak hanya sekedar transfer ilmu dari dosen ke mahasiswanya saja. Tapi peran mendidik pun tetap harus menjadi tanggung jawab dosen sebagai tenaga pendidik di perguruan tinggi tersebut. Jadi sangatlah tidak benar, jikia dosen lebih memenintangkan kepentingan pribadi dibandingkan mahasiswanya.

2.      Penelitian dan pengembangan

Selain sebagai wadah pendidikan, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting lainya yaitu sebagai penelitian dan pengembangan masyarakat. Terkait dengan ilmu-ilmu perguruan tinggi, sehingga para mahasiswa dapan menerapkan ilmunya kepada masyarakat dan juga bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan lagi ilmu-ilmunya untuk berbagai kegiatan penelitian. Kewajiban meneliti di perguruan tinggi tidak hanya ditujukan kepada mahasiswanya saja, tapi para dosennya pun memiliki kewajiban yang sama. Tapi bedanya jika mahasiswa melakukannya sebagai syarat kelulusan dengan mengimplementasikan ilmu yang didapat melalui penelitian, sedangkan kalau dosen menjadi prasyarat yang terkait dengan jenjang karir. Namun tujuan utamanya tetap untuk pengembangan ilmu yang ada dan penelitian hal-hal baru. penelitian yang dilakukan mahasiswa bukan hanya akan mengembangkan diri mereka sendiri, tetapi juga akan memberikan banyak manfaat bagi kemajuan dan kepentingan bangsa kita di dalam menyejahterakan bangsa Indonesia. Selain dilakukan secara ilmiah, pengembangan diri juga dilakukan secara akademis. Mahasiswa harus senantiasa untuk mengembangkan kemampuan nya dalam hal softskill serta kedewasaan yang nantinya berguna di dalam menyelesaikan segala masalah yang akan timbul.

3.      Pengabdian terhadap masyarakatn

Dalam relasi kemsyarakatan, mahasiswa menempati urut yang ke dua, karena mahasiswa merupakan penghubung antara masyarakat dan pemerintahan. Mengapa demikian , karena mahasiswa lebih berjiwa pemberontak dan agen perubahan daripada masyarakat , dan umumnya mahasiswa masih memiliki jiwa yang semangat pantang menyerahMahasiswa merupakan penghubung yang terdekat dengan rakyat serta mampu memahami kondisi secara jelas terhadap masyarakat tersebut. Kewajiban lain sebagai mahasiswa adalah menjadi front line di dalam masyarakat yang bertugas untuk mengkritisi kebijakan yang kurang tepat yang dibuat oleh pemerintah terhadap rakyat. Disini mahasiswa memiliki peran untuk membela kepentingan masyarakat yang tertindah dan aturanpemerintah yang tidak masuk akal, dan hal ini tentu tidak dilakukan dengan jalan kekerasan serta aksi chaotic, tetapi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pendidikan, mengkaji terlebih dahulu, memahami, serta sosialisasikan kepada rakyat. Mahasiswa mempunyai ilmu mengenai permasalahan yang ada, sehingga mahasiswa membuka mata rakyat yang mana itu merupakan salah satu bentuk pengabdian mereka terhadap rakyat. Tentuu mahasiswa sekarang berjiwa lebih memberontak, tercermin pada saat orde baru tahun 1998, bagaimana saat itu banyak mahasiswa yang mencoba menggulingkan presiden yang ditakuti oleh banyak masyarakat. Dan dengan jiwa mahasiswa yang berkumpul, sehingga akhirnya presiden tergulungkan
sehingga jika kita ambil kesimpulan Unsur-unsur di dalam Tridharma saling berkaitan dan jika salah satu unsur tidak dijalankan, maka unsur-unsur lain mungkin juga tidak bisa berjalan dengan lancar. Ilmu yang didapat melalui proses pendidikan digunakan untuk kebutuhan penelitian.
Ilmu yang dikembangkan melalui penelitian kemudian digunakan untuk kebutuhan pengabdian kepada masyarakat sehingga ilmu-ilmu tersebut dapat membawa masyarakat menjadi lebih sejahtera, maju, dan modern.
Itulah penjelasan tentang Tridharma Perguruan Tinggi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar